Posted by: Raimi Rahim | September 9, 2009

Tambatan Hati

kau kulihat riang

ketika tak bersama

ketika duka

kita berdua

 

kucoretkan warkah

hati buat tatapanmu

agar kamu

fahami kata anganku

 

Siapa kita

suatu masa lampau

itu bukan kita kini

saling memiliki

 

Engkau satu

dalam seribu

juga banyak

dalam berjuta

 

ku mahu kau abadi

terukir di batu hati

tertambat di pagar nurani

bukan hanya sampai pagi


Leave a response

Your response:

Categories