Posted by: Raimi Rahim | May 4, 2009

Marah

“Tak hormat orang langsung!” kata-kata itu terpacul dari mulut Ikhwan. Hatinya terguris dengan perbandingan yang dibuat oleh Kamelia terhadap dirinya dan Nabil. Ikhwan sayangkan Kamelia tetapi Kamelia telah menghinanya. Satu penghinaan yang tidak bisa untuk Ikhwan maafkan. Tak dapat digambarkan betapa remuknya hatinya. Rasa marahnya terhadap Kamelia meluap-luap. Hembusan nafasnya bak lembu jantan yang teruja oleh kain merah yang mahu diterkamnya.


Leave a response

Your response:

Categories